iklan politik
Krisis ekonomi yang melandah negeri ini seharusnya parpol lebih mengedepankan program dari pada mengandalkan sosialisai konvensional seperti iklan politik untuk menjaring popularitas.
Meski parpol mengenjot intensitas beriklan di media massa tidak akan berpengaruh banyak jika tidak mampu menawarkan program yang jelas, masuk akal dan mencerahkan.
Karena itu, partai politik harus di kelolah secara serius, karena partai lebih banyak di kelola demi kepentingan pengurusnya dari pada kepentingan rakyat. Maka keberadaan parpol sering hanya di jadikan kendaraan untuk mencari sumber kekayaan oleh para kadernya.
Maka, kreteria rekrutmen partai politik didasarkan pada pertimbangan, pertama: kemampuan personal, kedua membangun jejaring dan ketiga kaderisasi. Tiga unsur utama ini harus menjadi patokan seseorang direkrut menjadi menjadi calon wakil rakyat………………………………………………..
Loading...
seperti iklan sabun mencuci lebih bersih.
Singal - Maret 5, 2009 at 1:47 pm
semoga tahun ini menjadi sebuah awal yang baik untuk lebih mementingkan rakyat daripada parpol.
Tidak semua caleg atau kader demikian ada juga yang mementingkan kepentingan rakyat.
Ada seorang anggota legislatif didaerahku yang sangat mempedulikan rakyat dan dia mencalonkan lagi.
Bukan sebuah promosi tapi sebagian contoh sahaja dari anggota legislatif yang demikian.
salam.
Apria - Maret 5, 2009 at 5:23 pm
Iklan sesungguhnya adalah make up.
Ibarat wanita yang hendak berangkat ke pesta, wajar jika para parpol itu me-make-up diri untuk terlihat anggun.
Yang terpenting, bagaimana sesuatu yang di-make up itu bisa tetap terlihat anggun meski tanpa make-up.
Salam kenal.
http://www.kalipaksi.wordpress.com
sofwan {kalipaksi} - Maret 6, 2009 at 10:36 am